Presiden Prabowo Targetkan 25.000 Koperasi Merah Putih Terbangun dalam Tiga Bulan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Semangat24.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu tiga bulan sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan dua sampai tiga minggu lagi. Setelah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi,” ujar Prabowo, Rabu (29/4/2026).

Presiden menegaskan, koperasi yang dibangun bukan sekadar lembaga administratif, melainkan unit usaha berbasis fisik dengan sarana pendukung yang lengkap.

Ia menjelaskan, setiap koperasi akan dilengkapi fasilitas seperti gudang, alat pendingin (cold storage), hingga kendaraan operasional guna mendukung distribusi barang.

“Coba dibuka dalam sejarah dunia, ada tidak pembangunan 25 ribu hingga 30 ribu koperasi yang bisa diselesaikan dalam satu tahun,” kata Prabowo.

Baca Juga  Ziarah ke Makam Chairil Anwar, Menbud Fadli Zon Tegaskan Peran Besar Sang Penyair bagi Indonesia

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diluncurkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Program ini menargetkan pembentukan hingga 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.

Kehadiran koperasi tersebut diarahkan sebagai penggerak utama ekonomi pedesaan, sekaligus mempercepat kemandirian desa serta mendukung kedaulatan pangan dan energi nasional.

Selain itu, koperasi akan berperan sebagai agregator ekonomi dengan sistem tata niaga berbasis digital, yang diharapkan mampu memangkas rantai distribusi pangan.

Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Tidak hanya itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan lain, mulai dari simpan pinjam, penyaluran pupuk bagi petani, hingga penyediaan fasilitas cold storage untuk mendukung aktivitas nelayan.

Baca Juga  Menkeu Tekankan Sinergi Penegak Hukum Jaga Iklim Investasi

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sektor pangan nasional berbasis desa.(Sasongko)

Berita Terkait

Wamensos Apresiasi Kudus dan Garut Percepat Sekolah Rakyat Permanen
Operasional Haji 2026 Hari Ke-9 Berjalan Lancar, 47.834 Jemaah Telah Diberangkatkan
Ziarah ke Makam Chairil Anwar, Menbud Fadli Zon Tegaskan Peran Besar Sang Penyair bagi Indonesia
Tinjau TPST di Banyumas, Presiden Prabowo Targetkan Pengendalian Sampah Nasional dalam 2–3 Tahun
Menkeu Tekankan Sinergi Penegak Hukum Jaga Iklim Investasi
Upaya Ekspor Ilegal 190 Kg Emas di Bandara Halim Digagalkan, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp41 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:30

Wamensos Apresiasi Kudus dan Garut Percepat Sekolah Rakyat Permanen

Rabu, 29 April 2026 - 18:38

Operasional Haji 2026 Hari Ke-9 Berjalan Lancar, 47.834 Jemaah Telah Diberangkatkan

Rabu, 29 April 2026 - 18:34

Ziarah ke Makam Chairil Anwar, Menbud Fadli Zon Tegaskan Peran Besar Sang Penyair bagi Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 18:26

Tinjau TPST di Banyumas, Presiden Prabowo Targetkan Pengendalian Sampah Nasional dalam 2–3 Tahun

Rabu, 29 April 2026 - 17:59

Menkeu Tekankan Sinergi Penegak Hukum Jaga Iklim Investasi

Rabu, 29 April 2026 - 17:40

Upaya Ekspor Ilegal 190 Kg Emas di Bandara Halim Digagalkan, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp41 Miliar

Berita Terbaru