JAKARTA | Semangat24.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menjaga kepastian usaha dan iklim investasi di Indonesia.
Hal itu disampaikan dalam Dialog Kebangsaan di Sespim Lemdiklat Polri, Bandung, Selasa (28/4/2026).
Menurut Purbaya, ketidakpastian ekonomi global merupakan tantangan yang tidak bisa dihindari, sehingga kebijakan ekonomi nasional harus tetap menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.
Ia menjelaskan, struktur ekonomi Indonesia masih ditopang konsumsi, investasi, dan perdagangan. Untuk memperkuat sektor tersebut, pemerintah melakukan debottlenecking melalui Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).
“Maka dari itu, kami akan terus jaga sektor swasta agar terus tumbuh, salah satunya dengan Satgas P2SP atau debottlenecking,” ujar Purbaya.
Di sisi fiskal, pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak maupun memperkenalkan pajak baru dalam waktu dekat. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan momentum pertumbuhan ekonomi.
“Fokus kami adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan menutup kebocoran penerimaan, bukan menaikkan tarif,” katanya.
Purbaya juga menekankan peran penting aparat penegak hukum dalam menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha, termasuk di daerah.
“Kalau ada hambatan dalam bisnis atau investasi, bisa langsung dilaporkan dan akan segera ditindaklanjuti oleh penegak hukum,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan aparat hukum dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan investor di tengah dinamika global.







