JAKARTA | Semangat24.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu tiga bulan sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan dua sampai tiga minggu lagi. Setelah itu, dua sampai tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi,” ujar Prabowo, Rabu (29/4/2026).
Presiden menegaskan, koperasi yang dibangun bukan sekadar lembaga administratif, melainkan unit usaha berbasis fisik dengan sarana pendukung yang lengkap.
Ia menjelaskan, setiap koperasi akan dilengkapi fasilitas seperti gudang, alat pendingin (cold storage), hingga kendaraan operasional guna mendukung distribusi barang.
“Coba dibuka dalam sejarah dunia, ada tidak pembangunan 25 ribu hingga 30 ribu koperasi yang bisa diselesaikan dalam satu tahun,” kata Prabowo.
Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diluncurkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Program ini menargetkan pembentukan hingga 80.000 unit koperasi di seluruh Indonesia.
Kehadiran koperasi tersebut diarahkan sebagai penggerak utama ekonomi pedesaan, sekaligus mempercepat kemandirian desa serta mendukung kedaulatan pangan dan energi nasional.
Selain itu, koperasi akan berperan sebagai agregator ekonomi dengan sistem tata niaga berbasis digital, yang diharapkan mampu memangkas rantai distribusi pangan.
Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Tidak hanya itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan lain, mulai dari simpan pinjam, penyaluran pupuk bagi petani, hingga penyediaan fasilitas cold storage untuk mendukung aktivitas nelayan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sektor pangan nasional berbasis desa.(Sasongko)







