JAKARTA | Semangat24.com – Ratusan mahasiswa UIN Salatiga mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar langsung terkait kebijakan ketahanan keluarga, sekaligus pertemuan emosional dengan Menteri Wihaji yang merupakan alumni kampus tersebut.
Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Adang Kuswaya, mengatakan KKL tidak sekadar agenda akademik, tetapi juga sarana penguatan jejaring dan refleksi sejarah kampus.
“Selain kegiatan KKL, momentum ini juga menjadi ajang reuni tipis-tipis antara UIN Salatiga dengan Bapak Menteri Dr. Wihaji yang merupakan alumni STAIN Salatiga,” ujar Adang.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani teori yang dipelajari mahasiswa dengan praktik kebijakan di tingkat nasional.
“Kami berharap mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori-teori di kampus diimplementasikan dalam kebijakan nyata, khususnya terkait ketahanan keluarga dan kependudukan,” katanya.
Sementara itu, Wihaji menyampaikan rasa bangga atas kunjungan almamaternya. Ia juga memaparkan arah kebijakan nasional yang terintegrasi dalam delapan program prioritas pemerintah.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa UIN Salatiga. Saya merasa sangat senang dan bangga bisa bertemu kembali dengan almamater saya,” ujarnya.
Menurut dia, ketahanan keluarga menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional. Karena itu, kementerian memiliki sejumlah program prioritas, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Kalian harus mampu membawa ilmu dari kampus untuk memberi kontribusi nyata di masyarakat,” tegas Wihaji.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung tentang implementasi kebijakan publik, sekaligus memperkuat perspektif keilmuan mereka dalam isu ketahanan keluarga dan pembangunan masyarakat.(Bang Nur)







